MINITAB : Uji kebebasan antar variabel dan uji kesesuaian distribusi

 










SPSS : Penentuan Sampel dari Suatu Populasi

 

1.      Tentukan sampel berukuran 30 dari populasi dengan ukuran 300 !

Jawab :

a)      Untuk memasukkan populasi, pilih Calc → Make Patterned Data → Simple Set of Numbers. Pada bagian To last value, ketikan angkanya sesuai dengan ukuran yang diperlukan.



b)      Untuk mendapatkan sampel, pilih Calc → Random Data → Sample From Columns. Untuk  bagian From columns, klik populasi yang akan dicari sampelnya, lalu klik select, maka akan muncul di kotak From columns. Untuk bagian Store samples in, ketikan apa saja untuk memberi nama sampel tersebut.

 

c)      Hasil yang didapat :

2.      Tentukan sampel berukuran 30 yang diambil dari populasi yang dikelompokkan dalam 4 kelompok dengan ukuran 25, 50, 75 dan 100!

Jawab :

a.       Untuk memasukkan populasi Kelompok 1, 2, 3, dan 4, pilih Calc → Make Patterned Data → Simple Set of Numbers. Pada bagian To last value, ketikan angkanya dengan ukuran populasi yang sesuai dengan ukuran masing-masing kelompok.

b.      Untuk mendapatkan sampel dari masing-masing kelompok, pilih Calc → Random Data → Sample From Columns. Untuk  bagian From columns, klik kelompok yang akan dicari sampelnya, lalu klik select, maka akan muncul di kotak From columns. Untuk bagian Store samples in, ketikan apa saja untuk memberi nama sampel tersebut.

c.       Hasil yang didapat :

o   Kelompok 1 tidak memiliki sampel, karena sampel yang diminta adalah berukuran 30, sedangkan data yang tersedia di kelompok 1 berukuran 25.

3.      Tentukan sampel berukuran 20 yang diambil dari populasi berukuran 200 dengan metode sistematik !

Jawab :

·

·         Maka, pada In step of masukkan angka 10, pada From first value angka 69, dan To last value angka 259.

·         Ambil 30 sampel pertama, maka hasilnya adalah :

4.      Suatu populasi berukuran 500 dan dikelompokkan dalam 25 klaster. Bila nomor populasi 1-20 masuk dalam klaster 1, nomor populasi 21-40 masuk dalam klaster 2 dst. Bila dari 25 klaster tersebut diambil 5 secara acak, Tentukan nomor-nomor populasi mana yang akan masuk dalam sampel !

Jawab :

1)      Buat patterned data pada file baru sebanyak 500, dengan langkah : Calc → Make Patterned Data → Simple Set of Numbers. Lalu simpan di kolom C1 (yang saya beri nama Populasi).

2)      Ambil 25 sampel secara acak dari kolom C1. Dengan langkah : Calc → Random Data → Sample From Columns, simpan di C2.

3)      Buat patterned data pada file baru sebanyak 25, dengan langkah : Calc → Make Patterned Data → Simple Set of Numbers. Lalu simpan di kolom C3 (yang saya beri nama Kluster).

4)      Ambil 5 sampel secara acak berdasarkan kolom C3, dengan langkah : Calc → Random Data → Sample From Columns, simpan di C4. Lalu ulangi hal tersebut sampai 25 kali, dan simpan dalam kolom yang berbeda.

5)      Hasilnya :

Data hasil sampel di atas merupakan nomor-nomor sampel dari 500 populasi yang dibutuhkan dari 25 kluster yang ada.

MATLAB: Contoh titik koordinat di kuadran (if dan else)

 

Suatu titik dalam sistem sumbu koordinat dapat digolongan menjadi kuadran ke-1
hingga kuadran ke-4 berdasarkan letaknya dapat diperhatikan pada gambar berikut ,

 


Ingat, bahwa apabila titik terletak pada sumbu (x maupun y) maka titik tersebut tidak terletak pada kuadran manapun. Buatlah algoritma untuk menentukan jenis kuadran berdasarkan suatu titik yang diinput oleh user. Analisis: Anda dapat memakai cara sebelumnya, yaitu memandangnya sebagai kasus dengan 5 pilihan, yaitu kuadran ke-1 hingga kuadran ke-4, ditambah “tidak di kuadran”. Berdasarkan gambar di atas, maka syarat untuk masing-masing kuadran adalah :

Kemudian dengan teknik reduksi, kasus dengan 5 pilihan tersebut akan tereduksi menjadi 4 pilihan, dan seterusnya.

______________________________________

ALGORITMA KOORDINAT

Algoritma menentukan_jenis_kuadran_dari_suatu_titik_koordinat

{Menentukan jenis kuadran dari suatu titik koordinat}

 

Deklarasi:

x, y, kuadran : integer

 

Deskripsi

read(x,y)

kuadran ← 1

else

if (x<0) and (y>0) then

kuadran ← 2

else

if (x<0) and (y<0) then

kuadran ← 3

else

if (x>0) and (y<0) then

kuadran ← 4

else

kuadran ← 0

end if

end if

end if

 

Write(kuadran)


Program Matlab :

 

%Program Menentukan jenis kuadran dari suatu titik koordinat

disp('Menentukan jenis kuadran dari suatu titik koordinat');

disp('========================');

%input

x=input('Masukkan nilai x = ');

y=input('Masukkan nilai y = ');

%proses

if x>0&y>0

    kuadran = 1;

else

    if x<0&y>0

        kuadran = 2;

    else

        if x<0&y<0

            kuadran = 3;

        else

            if x>0&y<0

                kuadran = 4;

            else

                disp('Tidak di kuadran');

                kuadran = 0;

            end

        end

    end

end

%output

disp('========================');

fprintf('Jenis kuadran dari titik koordinat tersebut adalah kuadran %g ',kuadran);




MATLAB: Contoh perhitungan gaji berdasarkan golongan (if dan else)

 


Suatu perusahaan menentukan gaji pokok karyawannya menurut golongannya. Besarnya gaji pokok berdasarkan golongannya dapat dilihat pada tabel berikut

Buatlah algoritma untuk menentukan gaji pokok berdasarkan golongan yang diinput user. Analisis: input: Golongan (gol) bertipe char.

Langkah pengerjaan:

1) Anggap kasus terdiri dari 2 pilihan, yaitu bergolongan A atau bukan. Apabila bukan, maka kasus tereduksi menjadi 3 pilihan, yaitu bergolongan B, C, atau D.

2) Anggap kasus terdiri dari 2 pilihan, yaitu bergolongan B atau bukan. Apabila

bukan, maka kasus tereduksi menjadi 2 pilihan, yaitu bergolongan C atau D.

________________________________________

ALGORITMA GOLONGAN GAJI

Algoritma Menentukan_jumlah_gaji_berdasarkan_golongan

{Menentukan gaji pokok berdasarkan golongan..}

 

Deklarasi:

gol : char

gaji : integer

nama : string

 

Deskripsi:

read(gol)

if gol = „A‟ then

gaji ← 400000

else

if gol = „B‟ then

gaji ← 500000

else

if gol = „C‟ then

gaji ← 750000

else

if

gaji ← 900000

else

gaji ← 0

disp(‘Golongan tidak ada’)

end if

end if

end if

end if

 

write(gaji, gol, nama)


Program Matlab :

%Program menentukan jumlah gaji berdasarkan golongan

disp('Program menentukan jumlah gaji berdasarkan golongan');

disp('======================');

%input

nama=input('Nama = ','s');

gol=input('Golongan = ','s');

%proses

if gol=='A'

    gaji = 400000;

else

if gol=='B'

    gaji = 500000;

else

if gol=='C'

    gaji = 750000;

else

if gol=='D'

    gaji = 900000;

else

   gaji = 0;

   disp('Golongan tidak ada');

end

end

end

end

%output

disp('======================');

disp(['Nama = ',nama]);

disp(['Golongan = ',gol]);

fprintf('Gaji yang diterima = %g\n ', gaji);